Pemesanan

PEMESANAN

BARANG 1 BARANG 2 BARANG 3

Saturday, 24 May 2008

Presntasi PKM di Unila

fuih...
presentasiku kali ini ada sedikit masalah. file yang berisi video animasi preloader presentasi power point gax bisa di buka.
hik2
:(

padahal lumayan bagus lho. kesalahan teknis yang fatal

oiya, presentasiku pada hari Juma'at, 23 Mei 2008 di ruang sidang Rektorat Unila. kebetulan juga aku menjadi salah satu pemenang/penerima hibah PKM DIKTI tahun 2008 bidang kewirausahaan. lumayan sich, nambah banyak pengalaman untuk membuka unit usaha baru. dalam hal ini ak bka unit usaha multimedia video transfer dan edirting.

Doakan aku bisa masuk pimnas ya...
:P

Transfer Handycam dan Video Editing

bagi temen-temen di lampung yang ingin transfer casset handycam, editing, dan documentasi shooting (pernikahan, ultah, acara lembaga kemahasiswaan, dll) bisa segera menghubungi Fajar disini niy, email aja ke = fajarcom@gmail.com
:P He2.

tarifnya murah kok. bisa dijamin. transfer cuma 40 rebu.
:P

Juara 1 KKTM Unila Bidang IPA 2008

ups....
:P
Senengnya rasa hatiku. pagi-pagi i'm dapet SMS dari PD3 (pembantu Dekan 3 FISIP Unila, Pak Dian Namanya :P)
" Selamat dan Sukses ya.., anda menjadi juara 1 Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Unila"

tuingg....
bibirku tersenyum-senyum. trus tiba-tiba bunyi lagi HP qu. teet, treteeteet..
" Jar.. Selamat ya.. Dirimu juara 1 Bidang Ipa, diriku bidang Pendidikan..."
dateng lagi sms dari kawanku. teman waktu satu organisasi di DPM Fisip tahun kemarin (Dewan Perwaklan Mahasiswa FISIP)- itu tuh, DPR nya Kampus. :P he2.

nambah seneng deh hatiku. ..

akhirnya aku menjadi juara karya tulis di Unila ini, he2

oiya, menurut jadwal, aku akan dikirim ke Universitas Andalas Padang (09-12 juni 2008) Untuk mengikuti KKTM tingkat Wilayah niy, lawan-lawan nya mahasiswa dari Jakarta, Banten dan se sumatera.
doakan aku mendapat yang terbaik ya...
:P
Semoga aja juara 1 KKTM Tingkat Wilayah bsa aku dapatkan lagi.
:P

Program Petukara Pemuda Indonesia-Luar Negeri

selamat datang kembali...

International Youth Exchange Programe. gini sich katanya bahasa ingrisnya program yang i'm ikutin. programnya katanya bakalan jadi duta bangsa untuk negara lain. waktu edisi ini siy, ke negara tujuan Kanada- america, Jepang dan ke enam negara Asean.

tau ga sich, semua tesnya pakai bahasa inggris. dari tes tertulis, diskusi, wawancara, sampai di program trainingnya (kalau kita masuk seleksi 10 besar).

dan kebetulanya, i'm masuk di sepuluh besar finalis program ini niy, yach lumayan sich. walau pada hasil akhir nya i'm belum sukses menjadi duta lampung untuk ke Canada dan Jepang-Asean, tapi menurut janji kepala Dinasnya "Bang Hermansyah Murp" kita bakalan di kirim sebagai Duta Lampung ke nusantara, ke propinsi-propinsi lain. gitu. jadi masih tetap senang sich...

selamat bergabung aja yach, bagi yang mau ikutan program. tiap tahun ada kok tes seleksinya.jadi persiapkan diri anda.
:P

see you..

Jadi aktifis BEM

ups....tahun 2008
ga kerasa, males banget i'm posting lagi artikel di blog. habisnya terlalu sibuk sich...

oiya, sejak oktober 2007, i'm bergabung di BEM Universitas Lampug. itu lho, badan Eksekutif nya mahasiswa. yang suka demon-demon, he2.

nah sejak itu, i'm jadi males ngeblog lagi. kebanyakan rapat dan pertemuan kali ya.. (he2, sok sibuk).

oiya, bulan november awal, i'm menghadiri pertemuan BEM SI ( BEM Seluruh Indonesia). di UNY jogjakarta tempatnya. bareng bertiga dari lampug. saya (fajar)-menkominfo, Juhaidir- menlu, dan Slamet Riyadi sebagai presidennya. oiya, acaranya dibuka ama pak mentri pemuda dan olehraga. Adiyaksa Dault, yang kumisnye tebel tuh.. ( maaph ya pak :P), juga ada beberapa orang orang pinter betaraf nasinal lainya.

lalu, setelah itu, agenda demi agenda bergiliran serasa tanpa henti. yah... begitulah hidup. terkadang begitu padat perjalannannya..

Sunday, 2 September 2007

Dies Natalis Unila

Fajar Pada edisi tahun 2007, menjadi tim panitia Dies natalis Unila ke 42. saya tergabung dalam Tim Humas dan publikasi. adapun pekerjaan yang saya lakukan adalah mendesain pamflet, spanduk, baliho, dokumentasi Video serta editing.
dibawah ini adalah beberapa contoh hasil karya saya.

Thursday, 9 August 2007



KAMERA


(Tulisan ini boleh disalin, dengan catatan mencantumkan nama penulis. Mari saling menghormati hak cipta).


Kamera merupakan alat perekam gambar atau kotak kedap cahaya. Di dalamnya terdapat sebuah lensa yang mampu menerima cahaya dari sebuah objek yang kemudian direkam dengan alat pekat cahaya atau film.
Tiga hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam setiap pemotertan, yaitu kecepatan rana, bukaan diagframa dan penemu jarak atau fokus. Kemampuan pemotret menggunakan ketiga kontrol kemera tersebut akan sangat mempengaruhi hasil dari foto. Kecepatan rana dan bukaan diagframa dapat mempengaruhi pencahayaan dan ketajaman hasil foto.

-Kecepatan Rana-Kecepatan rana adalah rentang waktu sebuah rana membuka pada saat pemotretan. Kecepatan rana tinggi –misalnya 1/500 detik- biasanya digunakan untuk membekukan gerakan cepat, misalnya peristiwa olahraga. Sedangkan rana rendah –misalnya 1/15 detik- tidak dapat membekukan gerakan. Walaupun demikian, kecepatan rana ini masih dapat digunakan untuk memotret benda bergerak menyamping dengan teknik panning.
-Diafragma-Bukaan difragma adalah lubang lensa tempat sinar masuk ke dalam kamera. Besar kecilnya dapat diatur. Besar bukaan diafragma penting untuk mengontroll pencahayaan dan ruang tajam. Bukaan difragma besar memasukan cahaya lebih banyak cahaya dan memberi ruang tajam yang sempit. Sebaliknya, bukaan difragma kecil memasukan cahaya lebih sedikit dan memberi ruang tajam yang luas. Besaran bukaan diafragma dinyatakan dalam angka f (kecil) ; di sebut juga f stop. Sebagai pedoman, angka kecil menandakan bukaan besar; angka besar menandakan bukaan kecil. Urutan angka diafragma atau f ini menggambarkan besar bukaan : f:1,4; f:2; f:2,8; f:4; f:5,6; f:8; f:11; f:16; f:22. Setiap bukaan – dari f:22 sampai f:1,4 – meneruskasn cahaya dua kali lebih banyak dari pada angka f sebelumnya. Angka-angka diafragma tersebut mempengaruhi ruang tajam atau jarak antara objek yang terdekat dengan yang terjauh.
-Ruang Tajam-Ruang tajam adalah jara terdekat dan jarak terjauh yang masih berada dalam rentang fokus.
-Fokus-Fokus adalah pertemuan berkas sinar atau cahaya melalui lensa setelah berbias atau dipantulkan. Fokus juga bisa diartikan sebagai gambaran tajam atau kejelasan suatu objek pemantulan.


CARA MEMEGANG KAMERA

a. salah
b. Benar
Memegang kamera seringkali dianggap hal yang sangat sepele. Maka hal ini sering luput dari perhatian. Hal ini sedikit banyaknya dipengaruhi oleh kebiasaan, pemotret yang memotret dengan cara yang tidak benar akan menuai berbagai kerugian antara lain:
- Tidak bisa melakukan fokus secara leluasa- Sulit mengubah selector diafragma dan kecepatan- Tidak bisa dengan mudah menekan tombol pelepas rana kamera- Memperbesar timbulnya kegoyangan saat menekan tombol pelepas kamera- Kehilangan moment-moment penting
ket :di atas adalah cara memegang kamera yang benar dan juga beberapa cara mengambil sudut pandang atau yang biasa kita kenal dengan angle.
Tips :Karena style di atas bukan harga mati maka silahkan berekplorasi dengan gaya anda sendiri dengan catatan gunakan kuda-kuda yang kuat yang tujuannya menghindari shake dengan menjaga horizon dan vertikalnya tertata dengan baik


TEKNIK PENCAHAYAAN
Teknik pencahayaan optimal, suatu foto tidak dapat menjadi karya yang baik. Oleh karena itu, seluk beluk pencahayaan mutlak harus diketahui dan dikuasai pemotret. Caranya adalah dengan melatih kepekaan terhadap cahaya yang muncul.
Ada beberapa cahaya alami dalam pemotretan :

1. Cahaya alami (natural lights), yaitu cahaya pemotretan yang berasal dari alam. Misalnya matahari atau benda-benda angkasa yang mampu memantulkan cahaya.Cahaya ini terbagi menjadi dua :a. cahaya langsug (direct light), yaitu cahaya matahari yang langsung mengenai objek tanpa adanya hambatan. Sifatnya keras, menghasilkan bayangan yang tajam. Berkas cahayanya kuat, perbedaan bagian yang terkena sinar matahari dengan yag tidak amat sangat mencolok.b. Cahaya tidak langsung (inderct light), yaitu cahaya matahari yang mengenai objek setelah melewati awan atau kabut yang menutupi langit. Sifatnya halus, lembut dan merata, menghasilkan gradasi atau tone yang halus. Contohnya “window lights”cahaya dari jendela yang sangat banyak digemari kebanyakan pemotret karena menghasilkan “cahaya Rembrant”.

2. Cahaya buatan (artificial light), yaitu cahaya dalam pemotretan yang berasal dari cahaya buatan, misalnya lampu kilat. Karena lampu kilat memiliki keterbatasan, khususnya berkenaan dengan jarak pemotretan, pemotret harus paham betul pengukurannya.
Sebuah film/foto dikatakan mempunyai pencahayaan normal jika semua warna yang muncul sesuai dengan yang diharapkan. Ini hanya bisa terjadi kombinasi antara kecepatan rana dan diafragmanya tepat. Yang dimaksud dengan film/foto kelebihan cahaya (dalam istilah fotografi disebut “over”) yaitu jika bagian shadow density menerima cahaya berlebih (kehilangan detail). Sebaliknya film/foto yang dikatakan kekurangan cahaya atau “under” jika bagian shadow density tidak cukup menerima cahaya. Akibatnya detail gambar tidak dapat ditampilkan secara sempurna.

Ada beberapa jenis cahaya dalam pemotretan :1. Main light, cahaya utama yang digunakan sebagai acuan metering misalnya dapat berupa cahaya matahari, soft box dsg2. Fill in light, cahaya pengisi yang digunakan untuk mengurangi kepekatan daerah-daerah gelap yang ditimbulkan oleh main light untuk memunculkan detail objeknya3. Hairlight, cahaya yang digunakan untuk menimbulkan dimensii rambut4. Background light, cahaya yang digunakan untuk memunculkan detail backround objek.

Ada beberapa jenis arah datangnya cahaya dalam pemotretan :
1. Frontlight, pencahyaan dari depan, cahaya ini memberi kesan yang rata, tanpa dimensi dan efek bayang yang relatif kecil. Baik untuk digunakan pemotretan Close Up.2. Sidelight, pencahayaan dari samping, sangat baik untuk memunculkan tekstur pada pemotretan landscape dan menampilkan foto-foto berkarakter seperti potret, juga memberi kesan kedalaman dimensi pada objek foto.3. Backlight, pencahayaan yang datangnya dari belakang objek, pencahayaan jenis ini dapat memberikan semacam efek “halo” disekitar subjek, sehingga memberikan sentuhan moody dan kesan dramatis. Secara umum efek yang dihasilkan dapat menciptakan siluet. Berhati-hatilah dengan efek cahaya ini karena jika salah dapat menimbulkan flare.4. Top light, pencahayaan yang datangnya dari atasnya subjek yang dapat menampilkan detail benda, pencahayaan seperti ini sangat dihindari tetapi jika dimanfaatkan dengan tepat dapat menjadi foto yang sangat unik.

Tips pencahayaan :
1.pagi dan senja dijam-jam pagi dan petang, saat matahari terbit dan tenggelam, cahayanya bisa sangat menawan. 2.Gunakan reflector Untuk mendapatkan hasil yang lebih natural, gunakan reflector untuk memunculkan detil. Sebisa mungkin hindari penggunaan flash. 3.simpelkan siluet pastikan anda mendapatkan bentuk yang jelas dari subjek. Jangan sampai menimbulkan siluet yang lain. 4.lembutkan flash hindari sinar flash yang berlebihan. Kurangi kekuatan kilat lampu flash ketika anda memotret disiang hari. 5.Hindari flare Lindungi bagian depan lensa dengan tangan anda saat memotret menghadap matahari. 6.Tonjolkan warna Potretlah warna-warna yang kuat pada waktu cuaca agak mendung, tapi tak hujan. 7.metering yang cermat kamera anda bias terkecoh oleh kondisi pencahayaan yang tidak biasa. Lakukan spot metering untuk mengatasinya. 8.tambah cahaya saat berkabut untuk memotret suasana berkabut, naikkan eksposur hingga 1EV untuk memulihkan kecerahan 9.Lambatkan Ketika memotret dalam kondisi pencahayaan minim, kombinasikan shutter speed yang lambat dengan sinar flash untuk mendapatkan hasil menarik. 10.jangan cepat puas hasil yang memuaskan membutuhkan cahaya yang memadai. Jangan buru-buru puas sebelum anda mendapatkannya.
Ket : perhatikan perbedaan rentang ruang tajam pada ketiga foto diatas. Pada bukaan diafragma besar ruang tajamnya lebih sempit dan demikian seterusnya. Tips : gunakan bukaan besar (angka f kecil) untuk mengisolasi background yang mengganggu gunakan bukaan kecil (angka f besar) untuk pemotretan lanskap

(Artikel ini ditulis Oleh Ibnu Rusyid, Mahasiswa Il. Komunikasi UNIV. Lampung, Indonesia dan di Update o/ Fajar di Blog Ini)